Ekonomi adalah
ungkapan yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Di semua media,
kata yang berasal dari kataoikos dan nomos ini memiliki tajuk
pemberitaan khusus dan memiliki jurusan perkuliahannye tersendiri
yang terfokus untuk mempelajari ilmu tentang ekonomi. Tapi mengapa ekonomi
sebegitu pentingnya bagi manusia dan apakah maksud dari ilmu ekonomi tersebut?
Pengertian
ilmu ekonomi adalah bidang yang mempelajari tentang perilaku seseorang
dan masyarakat tentang bagaimana memilih untuk menggunakan sumber-sumber
terbatas dengan atau tanpa uang menggunakan alternatif terbaik untuk
menghasilkan barang dan jasa sebagai pemenuhan kebutuhan manusia yang umumnya
tidak terbatas. Barang dan jasa yang dihasilkan lalu disalurkan untuk kebutuhan
konsumsi di masa kini dan masa yang akan dating kepada berbagai individu atau
sekelompok masyarakat.
Secara fundamental dan historis, ilmu ekonomi dapat
dibedakan menjadi 2 yaitu:
1. Ilmu Ekonomi Positif
1. Ilmu Ekonomi Positif
Hanya membahas deskripsi mengenai fakta, situasi dan
hubungan yang terjadi dalam ekonomi. Merupakan ilmu yang melibatkan diri dalam
masalah “apakah yang terjadi”. Oleh karena itu ilmu ekonomi netral terhadap
nilai – nilai. Artinya, ilmu ekonomi positif atau bebas nilai, hanya
menjelaskan ‘apakah harga itu’ dan ‘apakah yang terjadi jika harga itu naik
atau turun’ bukan ‘apakah harga itu adil atau tidak’
2. Ilmu ekonomi normatif
Membahas pertimbangan – pertimbangan nilai etika.
Ilmu ekonomi normatif beranggapan bahwa ilmu ekonomi harus melibatkan diri
dalam mencari jawaban atas masalah “apakah yang seharusnya terjadi”.
Ilmu ekonomi sebagai bagian dari ilmu sosial, tentu
berkaitan dengan bidang disiplin akademis ilmu sosial lainnya, seperti ilmu
politik, sosiologi, psikologi, antropologi, sejarah, geografi dll. Sebagai
disiplin yang mengkaji tentang aspek ekonomi dan tingkah laku manusia, juga
berarti mengkajiperistiwa – peristiwa ekonomi yang terjadi di dalam masyarakat.
Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa tujuan ilmu
ekonomi adalah untuk mencari pengertian tentang hubungan peristiwaekonomi, baik
berupa hubungan kausal maupun fungsional dan untuk dapat menguasai masalah –
masalah ekonomi yang di hadapi oleh masyarakat.
Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi memiliki
ruang lingkup mikro dan makro sehingga mudah untuk dipelajari. Keduanya
memberikan batasan dan asumsi yang jelas.
·
Ekomi Mikro
Ekonomi Mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang
khusus mempelajari bagian-bagian kecil (aspek individual) dari keseluruhan
kegiatan perekonomian. Analisis dalam teori ekonomi mikro antara lain meliputi
perilaku pembeli (konsumen) dan produsen secara individua dalam pasar. Sikap
dan perilaku konsumen tercermin dalam menggunakan pendapatan yang diperolehnya,
sedangkan sikap dan perilaku produsen tercermin dalam menawarkan barangnya.
Jadi inti dalam ekonomi mikro adalah masalah penentuan harga, sehingga ekonomi
mikro sering dinamakan dengan teori harga (price theory).
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi mikro lebih dititikberatkan kepada bagaimana membuat pilihan untuk;
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi mikro lebih dititikberatkan kepada bagaimana membuat pilihan untuk;
1) mewujudkan efisiensi dalam penggunaan
sumber-sumber, dan
2) mencapai kepuasan yang maksimum.
·
Ekonomi Makro
Ekonomi Makro merupakan cabang ilmu ekonomi yang
khusus mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan
(agregate) berkaitan dengan penggunaan faktor produksi yang tersedia secara
efisien agar kemakmuran masyarakat dapat dimaksimumkan. Apabila yang
dibicarakan masalah produsen, maka yang dianalisis produsen secara keseluruhan,
demikian halnya jika konsumen maka yang diananlisis adalah seluruh konsumen
dalam mengalokasikan pendapatannya untuk membeli barang/jasa yang dihasilkan
oleh perekonomian. Demikian juga dengan variabel permintaan, penawaran,
perusahaan, harga dan sebaginya. Intinya ekonomi makro menganalisis penentuan
tingkat kegiatan ekonomi yang diukur dari pendapatan, sehingga ekonomi makro sering
dinamakan sebagai teori pendapatan (income theory).
Tujuan dan sasaran analisis ekonomi makro antara
lain membahas masalah
1)
sisi permintaan
agregate dalam menentukan tingkat kegiatan ekonomi, dan
2)
pentingnya
kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mewujudkan prestasi kegiatan
ekonomi yang diinginkan.